Strategi Marketing Plan


21 Januari 2018

Bagi Anda yang sedang merintis perusahaan pastinya ingin agar produk Anda dikenal dan memiliki nilai penjualan yang baik dan terus meningkat. Dengan tekhnik pemasaran yang tepat, didukung dengan marketing plan yang hebat, kesuksesan itu bukan hanya sekedar hisapan jempol belaka

Dengan menyusun marketing plan, bukan hanya memudahkan dalam proses berpikir, tetapi Anda juga dapat terus me-maintanance dan meng-update marketing plan yang telah ada sesuai dengan respons dan hasil yang diterima. Berikut adalah beberap contoh langkah membuat marketing plan yang baik dan mudah dipahami :

1.   Buat Executive Summary

   Pastikan bahwa pihak yang bekerja sama dengan Anda benar-benar paham tentang perusahaan Anda, Anda harus menjelaskan garis besar mengenai identitas dan bidang perusahaan yang Anda jalankan dan meyakinkan agar pihak yang akan bekerja sama dengan anda mau bekerja sama.

2.   Tentukan Segmentasi Pasar

Agar perusahaan Anda dapat memasarkan produk ataupun jasa yang ditawarkan kepada pelanggan dengan baik dan tepat sasaran, Anda harus segmentasi pasar pada marketing plan yang Anda buat. Semakin spesifik target customer, maka semakin mudah juga untuk menarik perhatian calon pembeli Anda. Anda juga dapat melakukan beberapa penelitian seputar customer behavior yang tentunya akan sangat membantu untuk menjalankan kegiatan marketing Anda.

3.   Jelaskan Unique Selling Preposition (USP)

 Deskripsikan secara detail keunggulan dan keunikan pada produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Dengan USP produk maupun jasa yang diuraikan dalam marketing plan akan meyakinkan calon client Anda. Dan sediakan pembanding produk dan jasa dari kompetitor lain agar keunggulan produk yang anda tawarkan lebih menarik dimata customer.

4.   Tetapkan Strategi Harga dan Positioning

 Dengan USP dan target market yang tadi telah Anda susun, selanjutnya Anda harus menentukan ‘positioning’ yang tepat untuk produk / jasa yang Anda tawarkan dalam marketing plan Anda. Tentukan juga range harga yang tepat untuk produk dan jasa yang Anda miliki sehingga dapat memberi citra yang tepat bagi perusahaan Anda.

5.   Rencanakan Kegiatan Distribusi yang Jelas

Sesudah menentukan harga dan positioning serta perilaku konsumen pada tahap penentuan target customer, Anda dapat merencanakan kegiatan distribusi untuk menjual produk dan jasa Anda. Anda bisa memilih media berjualan ataupun kegiatan penjualan yang cocok untuk diterapkan pada produk dan jasa yang ditawarkan. Ini merupakan salah satu bagian dari marketing plan yang tidak boleh terlupakan.

6.   Tawarkan Apa yang Dapat Anda Berikan

Selain USP pada produk maupun jasa yang Anda tawarkan, Anda juga bisa memberikan penawaran lainnya kepada target customer maupun pelanggan lama Anda seperti voucher belanja, free trial, maupun paket dengan harga khusus. Dengan penawaran yang tercantum pada marketing plan Anda, Anda dapat merencanakan kapan penawaran tersebut dilakukan.

7.   Buat Daftar Keperluan Marketing

Demi mengggapai angka penjualan yang tinggi, Anda harus memikirkan hal apa saja yang dibutuhkan oleh tim marketing Anda pada saat membuat marketing plan untuk memasarkan produk maupun jasa yang Anda miliki.  Beberapa hal yang umumnya sering dijadikan untuk melakukan kegiatan marketing adalah website, brosur, kartunama dan lain sebagainya.

8.   Susun Strategi Promosi

Agar kegiatan Marketing yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar, sangat disarankan Anda segera membuat strategi promosi yang sesuai dengan bidang perusahaan yang Anda jalankan dalam marketing plan yang akan Anda susun. Anda dapat membuat iklan di televisi, press release di berbagai media baik online maupun tradisional, dan juga menyusun event yang diselenggarakan pada momen dan tempat yang sesuai dengan target customer.

9.   Siapkan Strategi Online Marketing

Pada saat ini jangan lupa untuk menerapkan strategi online marketing! Di era yang modern seperti ini, banyak sekali pengguna internet yang mencari informasi agar dapat memenuhi kebutuhannya via internet. Beberapa strategi seperti penggunaan keyword, search engine optimization, memasang iklan berbayar di sejumlah situs dan juga melakukan kegiatan pemasaran melalui media sosial dan mencantumkan secara detail dalam marketing plan.

10.  Rancang Conversion Strategy

Ingin menambahkan angka penjualan? Anda dapat menggunakan conversion strategy dalam marketing plan Anda. Conversion strategy adalah suatu cara di mana Anda dapat mengubah calon konsumen yang potensial utnuk menggunakan produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Untuk melakukannya, Anda dapat mengubah kata-kata pada brosur atau website agar menjadi lebih persuasif. Selain itu Anda juga dapat memperkuat social proof dengan menambahkan testimonial pada website Anda.

11.   Jalin Kerjasama

Anda dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan lain untuk mencapai kesuksesan bersama-sama. Bagaimana caranya? Anda dapat mencari tahu berbagai perusahaan yang memiliki produk maupun jasa yang bersifat komplementer dengan produk maupun jasa yang Anda tawarkan. Berikan alasan dan yakinkan mengapa mereka harus berkerja sama dengan Anda. Buat rencana ini menjadi lebih detail ketika disisipkan dalam marketing plan yang akan Anda susun.

12. Coba Refferal Strategy

Ingin agar brand Anda semakin dikenal? Pastikan Anda menjalankan referral strategy dengan baik sehingga setiap customer akan menceritakan kepuasannya pada saat menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Perjelas tahap-per-tahap prosesnya dalam marketing plan seperti  dengan memberikan hadiah atau penawaran khusus bagi para pelanggan yang terus memberikan pelanggan baru bagi Anda.

13. Rincian Strategi untuk Meningkatkan Penjualan

Untuk meningkatkan angka penjualan, Anda harus menyiapkan strategi yang jitu untuk diaplikasikan pada usaha Anda dalam penyusunan marketing plan. Anda dapat membuat paket hemat jasa atau produk Anda, dan juga melakukan kampanye tersendiri untuk jasa dan produk yang Anda tawarkan.

14.   Gunakan Retention Strategy

Untuk mempertahankan pelanggan Anda, Anda dapat menggunakan retention strategy seperti mengirimkan newsletter setiap bulannya, atau memberikan berbagai hadiah untuk customerloyalty programme. Jangan lupa untuk mencantumkan secara detail dalam marketing plansehingga semua kegiatan promosi berada dalam track yang jelas.

15.   Perkirakan Rincian Rencana Keuangan

Perincian rencana keuangan yang Anda buat pastinya tidak akan 100% tepat. Namun dengan membuat perkiraan ini dalam marketing plan, Anda dapat membayangkan secara garis besar rencana kegiatan yang akan Anda lakukan beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan.

 

Dengan membaca 15 langkah singkat dalam menyusun marketing plan di atas, Anda dapat menjalankan strategi marketing yang tepat untuk brand Anda. Namun, jangan sampai Anda melupakan hal utama selain kegiatan pemasaran, yakni desain pada berbagai perlengkapan untuk kegiatan pemasaran dan untuk ‘perlengkapan’ brand Anda seperti website, logo dan juga packaging untuk produk Anda.